Gak Kuat Nonton Deadpool
Gua gak sempet nonton semua seri film Deadpool di bioskop. Jadi gua coba download gratisan (sorry marvel) di internet. Dari ke-lima film deadpool, gua akhirnya nonton seri yang pertama. Dan ini pendapat gua tentang deadpool.
Pertama, gua mau ngasih sinopsis singkat berdasarkan Wikipedia.
Sinopsis Deadpool: Prajurit bayaran Wade Wilson, menjalani percobaan untuk menyembuhkan dirinya dari kanker. Ia memperoleh kekuatan dari proses penyembuhan itu, tapi dengan konsekuensi menjadi cacat fisik permanen.
Film ini gak kayak film superhero lainnya. Biasanya film superhero cocok untuk anak-anak sampai orang dewasa. Tapi film deadpool cuma cocok untuk orang dewasa. Ya, gua bisa langsung tekankan bahwa film deadpool itu 100% film dewasa. Isinya selalu seputar rasis, bahasa kotor, dark jokes, pembunuhan, obat, dan seks.
Film ini agak melenceng dari dunia film superhero. Gua aja bingung mana yang superhero, mana yang penjahat. Orang-orang mungkin ngira Deadpool adalah superheronya karena dia adalah tokoh utama. Padahal bisa dibilang dia itu tokoh jahat, tapi dikasih sudut pandang yang baik oleh film.
Yang bikin film ini beda dari film superhero lain adalah ketika tokoh utamanya seolah olah sadar bahwa dia ada di sebuah film fiksi. Deadpool beraksi sambil ceritain kisahnya sendiri menghadap berbagai sisi seolah-olah dia sadar ada kamera disitu. Ada juga adegan saat Wade Wilson akan dijadiin percobaan untuk kekuatan super. Dia bilang:
"Please don't make the super-suit green... or animated!"
"Tolong jangan buat baju supernya warna hijau... Atau dianimasi"
Seakan-akan dia menyindir film superhero lain dan bahwa semua superhero itu fiksi.
Opening scene yang harusnya nampilin nama aktor dan direktor film, malah yang keluar tulisan yang kalau gua terjemahin jadi:
- Sebuah film konyol
- Dibintangi orang yang sempurna
- Pria terseksi
- Gadis cantik seksi
- Orang inggris jahat
- Badan amal komik relief
- Remaja Labil
- Tokoh animasi asal-asalan
- Cameo asal-asalan
- dst..
Sumpah dah! Bahasa kotornya udah tingkat internasional, adegan bersetubuh, sampe pembunuhan yang terlalu jelas. Gua aja enek liat orang ditusuk, kepala ditembak, tangan dipotong, masih banyak lagi dah.
Pokoknya ini emang film yang aneh. Dan jujur gua gak kuat nontonnya. Gua cuma nonton 20 menit awal, terus gua skip-skip sampe abis.