Di zaman modern ini, teknologi sudah banyak perkembangan. Baik itu dari bidang elektronik, robotik, transportasi, sampai informatika/komputer. Kita harus sadar, bahwa saat ini untuk bersosialisasi, sebagian besar manusia sudah tidak melakukan tatap muka dengan orang secara langsung lagi. Melainkan dengan komputer lewat facebook, twitter, google, dan media social lainnya.

Sebenarnya, media social yang diciptakan dan yang kita nikmati ini dibuat dengan data program menggunakan komputer. Jadi, banyak sekali fungsi komputer selain untuk berinteraksi, mencari informasi, dan bermain game. Komputer juga bisa digunakan untuk membuat sebuah karya yang bisa digunakan orang lain untuk mempermudah pekerjaannya.

Sejak dihapusnya mata pelajaran Teknologi Inormasi dan Komunikasi/TIK (Komputer) di Indonesia, Negara ini semakin terpuruk. Padahal, di negara maju pelajaran Komputer ini terus dikembangkan. Mereka bahkan mampu membuat software, game, bahkan film dengan membuat data program menggunakan komputer.

Dengan dihapusnya pelajaran Komputer di dalam kurikulum, Negara Indonesia semakin ketinggalan zaman dalam arti hanya bisa menjadi konsumen atau penikmat teknologi hasil buatan luar negeri tanpa bisa membuatnya sendiri.

Untuk membuat game yang bagus dan seru, software/aplikasi untuk mempermudah pekerjaan, atau film yang efeknya terlihat lebih nyata membutuhkan komputer untuk mengerjakannya. Lalu, bagaimana bisa anak Indonesia mampu menciptakannya tanpa mengenal komputer dari awal?

Pelajaran komputer sangat wajib di pelajari untuk anak Indonesia karena komputer adalah induk dari semua aplikasi, game, atau film. Janganlah kita hanya menjadi penikmat alias konsumen saja. Kita harus mampu menciptakan, tidak cuma menikmati. Oleh karena itu, marilah kita mendukung wajibnya setiap anak di Indonesia bahkan di seluruh dunia untuk mempelajari ilmu komputer.

Belajarlah ilmu programming dalam komputer agar bisa menciptakan suatu karya baik itu game maupun aplikasi yang dapat memudahkan pekerjaan.

Jangan ragu untuk mempelajarinya!